Kamis, 12 Desember 2019

Galakkan Budaya Mendongeng, Organisasi Filantropi Sukanto Tanoto Adakan Seminar Kreatif dan Storytelling


Galakkan Budaya Mendongeng, Organisasi Filantropi Sukanto Tanoto Adakan Seminar Kreatif dan Storytelling
Sumber: tanotofoundation.org

Di era digital seperti sekarang, mendongeng seakan sudah menjadi peninggalan masa lalu yang tidak lagi relevan dengan zaman. Kehadiran film animasi membuat anak-anak lebih menikmati cerita dengan gambar bergerak. Padahal, mendongeng memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak-anak. Hal inilah yang tengah diangkat kembali oleh organisasi bentukan Sukanto Tanoto, yakni Tanoto Foundation.

Kemampuan bercerita memiliki andil besar dalam menghidupkan cerita dongeng. Sayangnya, tidak semua orang tua atau tenaga pendidik PAUD benar-benar menguasainya. Kemampuan seperti ini harus dilatih. Melalui program workshop kreatif dan storytelling yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation, orang tua dan guru PAUD diajarkan tentang semua yang dibutuhkan untuk membuat aktivitas mendongeng jadi lebih menarik.

Workshop Kreatif dan Storytelling Tanoto Foundation


Pelatihan mendongeng menjadi salah satu cara Tanoto Foundation dalam membantu mengembangkan dunia pendidikan Indonesia. Dalam dongeng terkandung nilai-nilai pendidikan yang sangat berharga. Dongeng juga membantu anak untuk lebih mengembangkan daya imajinasi mereka. Atas dasar ini jugalah, organisasi filantropi bentukan Sukanto Tanoto tersebut tidak ingin budaya mendongeng hilang dari masyarakat Indonesia.

Workshop kreatif dan storytelling atau mendongeng yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation berlangsung pada tanggal 13-17 Januari 2020 dengan menggandeng Eko Nugroho Art Class sebagai fasilitatornya.

Pelatihan mendongeng ini dilaksanakan di 12 PAUD mitra yang berada di area Jakarta. Beberapa PAUD tersebut di antaranya adalah PAUD Cempaka 7, PAUD Al Huda, PAUD Bougenville 11, PAUD Riang, PAUD Melati 3, PAUD Kenanga 7, PAUD Tunas Jaya dan PAUD Wildan.

Workshop kreatif dan storytelling atau mendongeng sendiri dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah membuat alat peraga untuk mendongeng sedangkan pada sesi kedua, para peserta workshop diajarkan tentang teknik-teknik mendongeng yang baik.

Pada sesi pertama, para peserta workshop yang terdiri dari guru PAUD dan orang tua murid belajar tentang bagaimana cara membuat alat peraga dari bahan-bahan yang murah dan mudah dijumpai. Mereka diajarkan tentang cara membuat wayang dari sumpit, kardus bekas dan botol air mineral bekas.

Pada sesi kedua, workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi storytelling alias mendongeng oleh fasilitator. Dalam sesi ini, para peserta diajarkan tentang bagaimana cara mendongeng yang baik.
Salah satu bagian tersulit dalam mendongeng adalah membuat anak agar tidak mudah bosan. Di sini, kemampuan pendongeng dalam menarik perhatian anak akan sangat dibutuhkan. Fasilitator dari Eko Nugroho Art Class juga memberi beberapa tips agar anak tidak cepat bosan dengan cara menggunakan suara yang berubah-ubah dan memanfaatkan alat peraga yang ada.

Manfaat Mendongeng Bagi Anak-Anak


Mendongeng sendiri memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, mendongeng bisa menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan dan etika kepada anak-anak. Dengan mendengar cerita dongeng, anak-anak juga bisa mengembangkan kemampuan imajinasinya.

Bagi orang tua dan anak, aktivitas mendongeng bisa menjadi sarana untuk mempererat hubungan. Seiring dengan seringnya anak mendengar cerita dongeng, mereka juga akan terdorong untuk membaca sendiri.

Mendongeng juga bisa menjadi kegiatan yang positif bagi orang tua. Saat mendongeng, orang tua tidak hanya sekedar bercerita. Mereka juga harus bisa menarik perhatian anak dan menjaga perhatian itu agar tidak teralihkan dengan cara-cara kreatif dan menyenangkan.

Nilai-nilai pendidikan dari aktivitas mendongeng ini sejalan dengan visi Tanoto Foundation. Lewat workshop kreatif dan storytelling, organisasi filantropi bentukan Sukanto Tanoto tersebut ingin menghidupkan kembali budaya mendongeng. Lewat mendongeng ini jugalah, nantinya anak-anak generasi penerus bangsa bisa belajar tentang nilai-nilai kehidupan.

0 komentar:

Posting Komentar