Kamis, 05 Maret 2020

Intip 7 Langkah Memilih Hardisk dengan Baik dan Benar Sebelum Kamu Membelinya!



Intip 7 Langkah Memilih Hardisk dengan Baik dan Benar Sebelum Kamu Membelinya!
Sumber: els.co.id
Saat hard disk  komputer atau laptop yang kalian punya penuh, apa yang harus kalian lakukan? Yap, membeli hardisk yang baru! Sekarang ini sudah banyak macam dan jenis harddisk yang dapat kita miliki yang memiliki kapasitas mulai dari 500 GB hingga 2 TB.
Namun sebelum kalian membeli hardisk, cari info terlebih dahulu tentang harddisk atau tips untuk memilih harddisk yang baik. Supaya tidak menyesal dan performa harddisk-mu lebih sempurna. Langsung scroll down di sini!

     Lihat kapasitas penyimpanan
sumber: Shopee.co.id
Kapasitas penyimpanan merupakan hal pertama yang jadi pertimbangan saat membeli hard disk. Di pasaran, harddisk pada umumnya mempunyai kapasitas mulai dari 500 GB, 1 TB sampai 2 TB. Harganya sangat menyesuaikan dengan kapasitas RAM-nya. Harddisk 1 TB biasanya dijual dengan harga Rp 650 ribu hingga Rp1 juta dan untuk kapasitas 2TB dibanderol harga Rp 1 jutaan sampai Rp1,5 juta. Nah, ada pula harddisk yang berkapasitas 4TB dan dijual dengan Rp 1,7 hingga Rp 2,1 juta.

     Perhatikan kecepatan rotasi hard disk
sumber: gamingscan.com
Enggak semua pembeli tahu tentang harddisk. Semua Harddisk pastinya mempunyai sesuatu yang diunggulkan, yaitu RPM. Angkanya mulai dari 4200, 5300, 7100 hingga 11 ribu RPM. Semakin cepat RPM maka akan semakin cepat harddisk akan bekerja membaca data yang ada di dalam benda tersebut.
     Memperhatikan cache size
Sumber: pcmag.com
Tidak hanya itu, ada tips lain untuk memiliki hardisk eksternal, yaitu melihat aspek size cache. Kerennya size cache bertindak untuk memori sementara dalam menulis dan membaca file ke penyimpanan piringan. Biar lebih gampang, anggap saja size cache adalah sebuah RAM pada laptop atau ponsel.
     Melihat kecepatan rotasi transfer data
Kecepatan transfer file juga sangat penting untuk diperhatikan. Pastinya semua harddisk eksternal mempunyai kecepatan transfer data yang berkisar dari 90-190 MB/s. Apabila kecepatannya itu rendah, maka harddisk akan semakin lambat saat bekerja. Kecepatan ini dapat dibaca ketika kamu mentransfer data dari komputer atau ponsel ke harddisk dengan cara cut atau copy serta paste. Ada jeleknya, ketika kecepatan transfer itu turun naik dan itu adalah hal yang cukup normal. Kecepatan transfer ini akan tergantung dari jenis USB yang dipakai. Contohnya seperti USB 3.1 atau USB 3.0 akan jauh lebih cepat dari USB 2.0.
     Melihat garansinya
sumber: beaconitservices.com
Sekarang semua hardisk sudah dibekali dengan garansi untuk produknya. Contohnya, Seagate sudah 2 tahun garansi resmi dari vendor lokal. Begitu dengan Transcend WD (Western Digital) serta Adata. Dan juga, untuk merek Toshiba hanya memberikan garansi 1 setengah tahun.
     Memperhatikan jangka waktu hard disk
sumber: bestadviser.in
Pada umumnya, semua rentang hidup hardisk hanya sampai 3-5 tahun. Terlalu singkat bukan? Realnya memang usianya sesingkat itu untuk hardisk. Pengetahuan yang diberikan oleh BackBlaze, perusahaan online backup, menemukan bahwa 95 persen hard disk bisa bertahan hingga 2 setengah tahun dan turun jadi 85 persen dalam waktu 4 tahun.
     Cek selalu shock resistance di harddisk
Sumber: gamingweekender.com

Kita semua tahu bahwa harddisk eksternal jika terjatuh akan merusak data yang ada di dalamnya. Begitu juga dengan air yang bisa merusaknya. Beruntunglah, karena beberapa hard disk eksternal dilengkapi dengan fitur shockproof dan waterproof. Meski begitu, umumnya memang dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding harddisk lainnya.
Nah, itulah 7 tips untuk memilih harddisk eksternal yang harus diketahui dahulu sebelum membeli hardisk eksternal yang baru. Semoga artikel ini berguna serta menambah pengetahuan kamu, ya!


0 komentar:

Posting Komentar