Selasa, 07 September 2021

Mana Velg yang Cocok untuk Mobil? Ini Jenisnya Berdasarkan Teknik Pembuatannya!

Velg Mobil

Terjangkaunya harga mobil bekas membuat Anda memiliki cukup banyak cadangan dana lebih untuk memodifikasinya. Apalagi, jika harga mobil yang dibeli jauh lebih murah dibandingkan budget. Anda jadi bisa semakin bebas memodifikasi mobil sesuai keinginan Anda.

Nah, jika Anda berencana untuk melakukan modifikasi terutama pada bagian velg, ada baiknya mengetahui jenis velg terlebih dahulu agar bisa memilih yang sesuai untuk mobil Anda. Sebab, velg tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara saja, tetapi juga mempengaruhi cara Anda mengendalikan mobil di jalan sampai akselerasinya.

Untuk itu, Anda harus mengetahui karakteristik masing-masing jenis velg. Selain dari segi jenis material (baja, aluminium, karbon, dan magnesium), velg dibagi juga berdasarkan teknik pembuatannya, yaitu:


  • Casting

Casting merupakan teknik pembuatan velg dengan memanaskan material utama hingga meleleh untuk kemudian dituangkan ke cetakan velg. Setelah membentuk komponen tersebut, finishing lantas dilakukan untuk membersihkan permukaannya yang kasar agar pengecatan lebih mulus.

Dalam pembuatan velg, casting termasuk teknik yang cukup umum digunakan produsen. Salah satu keuntungan aplikasi casting adalah prosesnya yang relatif cepat dan harganya lebih murah. Sayangnya, velg untuk mobil yang dibentuk dengan casting mempunyai bobot lebih berat dan memiliki desain (spek) lebih terbatas dari teknik lainnya.


  • Flow forming

Selanjutnya, ada flow forming yang prosesnya lebih kompleks dibandingkan casting. Tahap awalnya memang sama dengan casting untuk mendapatkan kerangka velg yang padat. Kemudian, velg akan diputar memakai mesin, dipanaskan, lalu dibentuk sesuai desain.

Langkah-langkah tersebut membuat flow forming terdengar seperti cara membuat guci dari tanah liat. Lantas, apa keunggulan yang diberikan teknik pembuatan velg ini? Anda akan mendapatkan velg dengan bobot lebih ringan sekaligus kuat. Anda juga akan menemukan desain lebih lebar (offset) dan variatif, sehingga cocok buat modifikasi.


  • Forging

Forging adalah teknik pembuatan velg paling kuat dari dua teknik sebelumnya. Alih-alih melelehkan material, forging justru mengandalkan blok material padat yang dipanaskan dengan tekanan ekstrem untuk kemudian dibentuk sesuai desain.

Adapun pembentukan velg dalam teknik ini dipadukan dengan flow forming, yakni memakai cara diputar sambil dipanaskan. Kombinasi tersebut menciptakan velg yang bukan cuma ringan dan kuat, melainkan juga padar dan kuat. Berkat keunggulan tersebut, velg yang dibuat dengan teknik ini cukup mahal di pasaran, tetapi tahan lama saat dipakai.


Bagaimana, sudah menemukan jenis velg untuk mobil bekas Anda? Mudah-mudahan informasi di atas memudahkan Anda merombak kendaraan agar performanya semakin meningkat!

 

0 komentar:

Posting Komentar